Sejumlah peserta yang berhasil lulus Pendidikan Profesi Guru akhirnya telah memperoleh Nomor Registrasi Guru (NRG) yang bisa digunakan untuk menerima tunjangan profesi.
Tanpa nomor registrasi yang sah ini, proses pencairan tunjangan tidak akan berjalan meskipun sertifikat pendidik sudah berada di tangan.
Masalahnya, banyak guru yang menghadapi hambatan teknis ketika hendak memverifikasi status nomor registrasi mereka melalui portal resmi pemerintah.
Sebagian besar kendala terjadi karena adanya perubahan alamat situs yang tidak semua orang ketahui untuk mengecek NRG yang sudah terbit.
Portal Info GTK sendiri merupakan situs untuk memantau seluruh data kepegawaian guru, mulai dari jam mengajar, validasi berkas, hingga status kelulusan sertifikasi.
Jadwal Penerbitan NRG PPG
Nomor registrasi untuk lulusan program profesi keguruan tahun 2025 diproyeksikan akan dirilis pada bulan Maret 2026. Prediksi ini didasarkan pada pola penerbitan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung konsisten. Lulusan tahun 2024, misalnya, menerima nomor registrasi mereka tepat pada bulan Maret 2025.
Penerbitan nomor ini bukan sekadar prosedur administratif belaka. Identitas resmi tersebut menjadi bukti pengakuan negara terhadap kompetensi profesional seorang guru. Tanpa validasi nomor yang tepat, hak untuk menerima tunjangan profesi otomatis tertunda.
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum nomor registrasi dapat diterbitkan. Yang paling mendasar adalah kepemilikan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang masih aktif serta kelengkapan data dalam sistem Data Pokok Pendidikan. Guru yang belum memiliki NUPTK wajib segera mengurusnya melalui operator sekolah karena ini menjadi syarat wajib.
Peserta tahap pertama yang lulus pada penghujung 2025 akan menjadi prioritas pertama dalam penerbitan nomor registrasi. Sementara untuk tahap berikutnya, prosesnya akan menyusul setelah semua informasi tersinkronisasi dengan baik ke database pusat.
Portal Info GTK dapat digunakan untuk memantau apakah nomor registrasi sudah muncul dalam sistem. Namun banyak pengguna mengeluhkan sulitnya mengakses platform tersebut, terutama ketika masa penerbitan tiba dan ribuan guru mencoba masuk secara bersamaan.
Kenapa Info GTK Tidak Dapat Diakses?
Penyebab paling umum adalah guru masih mencoba membuka portal melalui tautan usang yang tidak lagi berfungsi dan dialihkan ke alamat domain baru.
Banyak yang masih menyimpan bookmark atau mengingat alamat Info GTK lama seperti info.gtk.kemdikbud.go.id dan info.gtk.dikdasmen.go.id.
Padahal sistem telah berpindah ke domain baru. Ketika alamat lama diakses, sistem tidak mengarahkan otomatis ke halaman yang benar sehingga proses login pun gagal total
Link Info GTK Terbaru 2026 info.gtk.kemdikdasmen.go.id
Perubahan alamat resmi platform Info GTK telah resmi diberlakukan. Dua domain lama yang sebelumnya digunakan—yaitu info.gtk.kemdikbud.go.id dan info.gtk.dikdasmen.go.id—kini tidak lagi berfungsi dan tidak dapat diakses.
Alamat resmi terbaru yang harus digunakan mulai tahun 2026 adalah: https://info.gtk.kemendikdasmen.go.id/
Perubahan ini merupakan bagian dari pembaruan sistem yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Semua guru yang ingin mengecek data kepegawaian, termasuk status nomor registrasi, wajib menggunakan alamat baru tersebut. Penggunaan alamat lama hanya akan menghasilkan kegagalan akses atau pesan error.
Pastikan untuk menyimpan alamat baru ini dengan benar agar tidak salah ketika hendak melakukan pengecekan. Gunakan hanya tautan resmi untuk menghindari risiko keamanan data pribadi.
Cara Login Info GTK 2026 di info.gtk.kemendikdasmen.go.id untuk Cek NRG
Proses masuk ke platform Info GTK memerlukan beberapa tahapan verifikasi untuk menjaga keamanan data. Berikut panduan lengkap yang dapat diikuti:
- Buka peramban web dan ketik alamat https://info.gtk.kemendikdasmen.go.id/ pada kolom URL, atau cari “info gtk” melalui mesin pencari lalu pilih tautan resmi yang muncul.
- Masukkan nama pengguna berupa alamat email yang telah terdaftar dalam sistem. Pastikan email tersebut masih aktif dan kata sandinya masih Anda ingat dengan baik.
- Isi kode captcha yang ditampilkan pada layar. Perhatikan dengan teliti kombinasi huruf dan angka. Jika captcha sulit dibaca, klik ikon segarkan untuk mendapatkan kode baru yang lebih jelas.
- Tekan tombol “Masuk” dan tunggu sistem memproses kredensial login Anda. Proses ini mungkin memakan waktu beberapa saat tergantung beban server pada saat itu.
- Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel Anda. Tunggu hingga kode berganti—biasanya setiap 30 detik—lalu masukkan 6 digit angka yang muncul pada kolom verifikasi OTP.
- Klik “Konfirmasi” untuk menyelesaikan proses autentikasi. Setelah berhasil, halaman utama akan menampilkan profil lengkap beserta seluruh data kepegawaian Anda.
Informasi nomor registrasi berada di bagian bawah profil, tepat setelah data mata pelajaran dan bidang tugas. Nomor ini terdiri dari 12 digit angka dengan dua digit pertama menunjukkan tahun kelulusan sertifikasi—misalnya “25” untuk lulusan tahun 2025.
Untuk detail lebih lengkap, gulir layar ke bawah hingga menemukan bagian “Data Kelulusan Sertifikasi”. Di sana tercantum nomor registrasi lengkap beserta informasi sertifikat pendidik seperti bidang studi dan tanggal kelulusan resmi.
Jika kolom nomor registrasi masih kosong, jangan panik. Hal ini normal terjadi karena sistem masih dalam tahap validasi. Cukup pantau secara berkala tanpa perlu menghubungi operator berkali-kali.
Apabila mengalami kesulitan saat login, cobalah membuka beberapa tab peramban sekaligus dengan alamat yang sama. Teknik ini membantu mengatasi masalah loading yang lambat. Pilih tab yang berhasil memuat halaman dengan sempurna, lalu tutup tab lainnya.









Tinggalkan Komentar
Buka Komentar