KUR BRI 2026: Tabel Angsuran, Bunga dan Tips Lolos Pengajuan

KUR BRI 2026: Tabel Angsuran, Bunga dan Tips Lolos Pengajuan
Tabel KUR BRI 2026.

Punya usaha tapi modal masih jadi kendala? Situasi seperti ini dialami jutaan pelaku UMKM di seluruh Indonesia setiap harinya.

Kabar baiknya, program Kredit Usaha Rakyat dari BRI sudah kembali hadir sejak awal Januari 2026 dengan sejumlah kemudahan.

Program ini bukan sekadar pinjaman biasa. KUR BRI 2026 hadir sebagai solusi pembiayaan berbunga rendah yang dirancang khusus untuk mendorong pertumbuhan usaha produktif masyarakat.

Mulai dari petani, pedagang kecil, pengusaha home industry, hingga pelaku usaha sektor peternakan dan perikanan, semua punya kesempatan yang sama untuk mengaksesnya.

Proses pengajuannya pun kini jauh lebih mudah berkat platform digital BRISPOT dan layanan online di kur.bri.co.id yang bisa diakses kapan saja.

Artikel ini menyajikan informasi lengkap seputar bunga, tabel cicilan, syarat, cara daftar, hingga tips agar pengajuan kamu tidak ditolak.

Bunga KUR BRI 2026

Salah satu daya tarik utama program ini adalah suku bunganya yang jauh lebih rendah dibanding pinjaman komersial pada umumnya.

Berikut rincian suku bunga yang berlaku untuk KUR BRI 2026:

KUR Super Mikro (plafon hingga Rp10 juta): bunga 3% efektif per tahun

KUR Mikro dan KUR Kecil: bunga berjenjang sesuai urutan pinjaman:

  • Pinjaman ke-1: 6% efektif per tahun
  • Pinjaman ke-2: 7% efektif per tahun
  • Pinjaman ke-3: 8% efektif per tahun
  • Pinjaman ke-4: 9% efektif per tahun

    Suku bunga ini bersifat efektif per tahun dan sudah mencakup pembebasan biaya administrasi serta biaya provisi bagi nasabah KUR Mikro.

    Untuk pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp500 juta, bunga 6% pada pinjaman pertama masih tergolong sangat kompetitif dibanding produk kredit perbankan lainnya.

    Syarat Pengajuan KUR BRI

    Sebelum mengajukan, pastikan kamu memenuhi seluruh persyaratan berikut agar proses berjalan lancar dan tidak terhambat di tengah jalan.

    1. KUR Mikro

    KUR Mikro BRI ditujukan untuk individu atau perorangan dengan usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan.

    • Warga Negara Indonesia dengan e-KTP aktif
    • Melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan akta nikah jika sudah menikah
    • Memiliki surat keterangan usaha (SKU) atau NIB sebagai legalitas usaha
    • Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain
    • Kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan kartu kredit dengan status lancar masih diperbolehkan
    • Untuk plafon di atas Rp50 juta, wajib menyertakan NPWP
    • Pinjaman maksimal Rp100 juta per debitur
    • Tenor KMK maksimal 3 tahun, tenor KI maksimal 5 tahun

    2. KUR Kecil

    KUR Kecil diperuntukkan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar, mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta.

    • Memiliki usaha produktif dan layak yang sudah aktif minimal 6 bulan
    • Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain
    • Wajib memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha yang setara
    • Melampirkan identitas diri (KTP, KK, akta nikah jika menikah) dan NPWP
    • Agunan tambahan berlaku sesuai kebijakan dan penilaian bank
    • Tenor KMK maksimal 4 tahun, tenor KI maksimal 5 tahun

    Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp500 Juta

    Berikut simulasi cicilan per bulan berdasarkan plafon dan tenor pinjaman. Angka ini merupakan estimasi dan dapat berbeda sesuai hasil analisis kelayakan kredit pihak bank.

    Pinjaman Rp1.000.000

    • 12 bulan: Rp88.333
    • 18 bulan: Rp60.556
    • 24 bulan: Rp46.667
    • 36 bulan: Rp32.778
    • 48 bulan: Rp25.833
    • 60 bulan: Rp21.667

    Pinjaman Rp5.000.000

    • 12 bulan: Rp441.667
    • 18 bulan: Rp302.778
    • 24 bulan: Rp233.333
    • 36 bulan: Rp163.889
    • 48 bulan: Rp129.167
    • 60 bulan: Rp108.333

    Pinjaman Rp10.000.000

    • 12 bulan: Rp883.333
    • 18 bulan: Rp605.556
    • 24 bulan: Rp466.667
    • 36 bulan: Rp327.778
    • 48 bulan: Rp258.333
    • 60 bulan: Rp216.667

    Pinjaman Rp20.000.000

    • 12 bulan: Rp1.766.667
    • 18 bulan: Rp1.211.111
    • 24 bulan: Rp933.333
    • 36 bulan: Rp655.556
    • 48 bulan: Rp516.667
    • 60 bulan: Rp433.333

    Pinjaman Rp30.000.000

    • 12 bulan: Rp2.650.000
    • 18 bulan: Rp1.816.667
    • 24 bulan: Rp1.400.000
    • 36 bulan: Rp983.333
    • 48 bulan: Rp775.000
    • 60 bulan: Rp650.000

    Pinjaman Rp50.000.000

    • 12 bulan: Rp4.416.667
    • 18 bulan: Rp3.027.778
    • 24 bulan: Rp2.333.333
    • 36 bulan: Rp1.638.889
    • 48 bulan: Rp1.291.667
    • 60 bulan: Rp1.083.333

    Pinjaman Rp100.000.000

    • 12 bulan: Rp8.833.333
    • 18 bulan: Rp6.055.556
    • 24 bulan: Rp4.666.667
    • 36 bulan: Rp3.277.778
    • 48 bulan: Rp2.583.333
    • 60 bulan: Rp2.166.667

    Pinjaman Rp150.000.000

    • 12 bulan: Rp13.250.000
    • 18 bulan: Rp9.083.333
    • 24 bulan: Rp7.000.000
    • 36 bulan: Rp4.916.667
    • 48 bulan: Rp3.875.000
    • 60 bulan: Rp3.250.000

    Pinjaman Rp200.000.000

    • 12 bulan: Rp17.213.286
    • 24 bulan: Rp8.864.122
    • 36 bulan: Rp6.084.387
    • 48 bulan: Rp4.697.006
    • 60 bulan: Rp3.866.560

    Pinjaman Rp500.000.000

    • 12 bulan: Rp43.033.215
    • 24 bulan: Rp22.166.667
    • 36 bulan: Rp15.392.500
    • 48 bulan: Rp12.332.500
    • 60 bulan: Rp9.666.400

    Simulasi di atas menggunakan asumsi bunga 6% efektif per tahun untuk pinjaman pertama. Cicilan aktual bisa berbeda tergantung hasil survei dan kebijakan bank.

    Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI 2026

    Pengajuan KUR BRI bisa dilakukan melalui dua jalur, yakni secara online via BRISPOT maupun langsung di kantor cabang BRI terdekat.

    1. Melalui BRISPOT (Online via kur.bri.co.id)

    1. Buka situs kur.bri.co.id melalui browser HP atau laptop kamu
    2. Klik tombol Ajukan Pinjaman di halaman utama
    3. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar, atau buat akun baru jika belum punya
    4. Lakukan verifikasi identitas sesuai instruksi yang muncul
    5. Isi data diri dan data usaha secara lengkap dan jujur
    6. Unggah dokumen yang dibutuhkan: KTP, SKU atau NIB, pas foto, dan foto usaha
    7. Masukkan jumlah pinjaman yang diinginkan beserta tenor yang dipilih
    8. Klik Hitung Angsuran untuk melihat estimasi cicilan per bulan
    9. Klik Ajukan Pinjaman dan tunggu proses verifikasi serta survei dari pihak BRI
    10. Setelah disetujui, datang ke kantor BRI untuk penandatanganan dokumen akad kredit

    2. Melalui Kantor Cabang BRI

    1. Datangi BRI Unit atau kantor cabang BRI terdekat di kota atau kecamatanmu
    2. Bawa seluruh dokumen persyaratan yang sudah disiapkan sebelumnya
    3. Temui petugas kredit dan sampaikan kebutuhan pinjaman kamu
    4. Ikuti proses verifikasi dokumen dan survei usaha oleh petugas BRI
    5. Tunggu keputusan pengajuan dari pihak bank

    Cara Cek Status Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2026

    Setelah mengajukan, kamu tidak perlu terus-menerus datang ke kantor untuk mengetahui perkembangan prosesnya.

    BRI menyediakan layanan pengecekan status secara online yang bisa diakses dengan mudah dari mana saja.

    1. Buka situs https://kur.bri.co.id melalui browser perangkatmu
    2. Login menggunakan email dan kata sandi akun pengajuan yang sudah dibuat
    3. Pilih menu Cek Status Pengajuan atau Status Aplikasi KUR
    4. Masukkan nomor referensi pengajuan yang dikirim via email atau SMS saat mendaftar
    5. Sistem akan menampilkan status terkini, apakah masih diproses, butuh dokumen tambahan, diterima, atau ditolak

    Jika ada kekurangan dokumen, segera lengkapi agar proses tidak tertunda. Semakin cepat kamu merespons, semakin cepat pula keputusan keluar.

    Cara Cek Tagihan Cicilan KUR BRI

    Setelah pinjaman cair, penting untuk memantau tagihan cicilan agar tidak melewati tanggal jatuh tempo dan menghindari denda keterlambatan.

    Ada tiga cara mudah yang bisa kamu pilih sesuai kebiasaanmu:

    Melalui ATM BRI

    1. Masukkan kartu ATM BRI dan ketik PIN kamu
    2. Pilih menu Transaksi Lain, lalu pilih Pembayaran
    3. Klik Angsuran Pinjaman dan masukkan nomor kontrak KUR BRI
    4. Tekan Benar, tagihan akan langsung tampil di layar mesin ATM

    Melalui Aplikasi BRImo

    1. Buka aplikasi BRImo dan login menggunakan username atau sidik jari
    2. Di halaman utama, pilih menu Lainnya, lalu klik Produk BRI
    3. Pilih menu Pinjaman BRI untuk melihat sisa pinjaman secara langsung
    4. Klik Detail untuk melihat rincian lengkap termasuk tanggal jatuh tempo

    Melalui Kantor Cabang BRI

    1. Datangi kantor cabang BRI dan informasikan keperluanmu
    2. Siapkan nomor kontrak KUR BRI dan identitas diri
    3. Petugas teller akan memberikan informasi tagihan lengkap beserta jatuh temponya

    Tips Agar Pengajuan KUR BRI Tidak Ditolak

    Banyak calon debitur yang gagal bukan karena usahanya tidak layak, melainkan karena hal-hal teknis yang sebetulnya bisa diantisipasi sejak awal.

    Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan:

    • Pastikan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan dan bisa dibuktikan secara fisik saat survei dilakukan
    • Lunasi semua kredit produktif yang masih aktif di bank lain sebelum mengajukan KUR BRI
    • Siapkan legalitas usaha seperti NIB atau SKU sebelum proses dimulai, jangan menunggu diminta
    • Jangan membesar-besarkan omzet usaha saat wawancara karena data keuangan akan diverifikasi langsung oleh analis kredit
    • Ajukan plafon sesuai kebutuhan riil, bukan sebesar-besarnya, karena bank menilai kemampuan bayar dari arus kas usaha
    • Siapkan NPWP lebih awal jika berencana mengajukan pinjaman di atas Rp50 juta
    • Jaga skor kredit agar tidak tercatat bermasalah di SLIK OJK yang selalu dicek saat proses seleksi

    Pendekatan yang jujur dan dokumen yang lengkap adalah kunci utama agar pengajuan kamu berjalan mulus.

    Berapa Batas Maksimal Akumulasi KUR BRI?

    Tidak semua orang tahu bahwa KUR BRI memiliki batas akumulasi pinjaman yang perlu dipahami sebelum mengajukan ulang.

    Berikut rinciannya:

    • KUR Super Mikro: tidak ada batasan jumlah pengajuan ulang
    • KUR Mikro Sektor Produksi 4P (Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan): maksimal 4 kali dengan akumulasi plafon hingga Rp400 juta
    • KUR Mikro Selain Sektor 4P: maksimal 2 kali dengan akumulasi plafon hingga Rp200 juta
    • KUR Kecil: akumulasi plafon debitur hingga Rp500 juta

    Semakin sering mengajukan KUR, suku bunga akan naik secara bertahap dari 6% hingga 9% efektif per tahun. Ini penting dipertimbangkan saat merencanakan kebutuhan pembiayaan jangka panjang usahamu.

    Penulis yang gemar merangkai fakta menjadi cerita ringan dan tajam, membahas peristiwa, teknologi, hingga informasi bansos secara aktual.