Dalam beberapa waktu terakhir, linimasa X ramai oleh cerita warganet yang mendapat pesan singkat berisi peringatan bahwa mereka mendapatkan tagihan pelanggaran lalu lintas (ETLE).
Pesan itu biasanya disertai tautan yang mengarah ke sebuah situs yang tampilannya menyerupai halaman resmi penegak hukum.
Modus semacam ini memanfaatkan kekhawatiran pengguna jalan terhadap tilang elektronik. Tautan palsu itu bahkan menggunakan domain yang dibuat mirip situs instansi resmi agar tampak meyakinkan.
Pemerintah telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati akan modus semacam ini, terutama karena layanan pengecekan dan pembayaran e-Tilang tidak pernah meminta data keuangan melalui SMS.
Agar tidak mudah tertipu, penting bagi pengguna jalan untuk mengetahui langkah pengecekan dan pembayaran e-Tilang yang benar dan aman.
Cara Cek E-Tilang
Untuk memastikan status pelanggaran kendaraan, pengecekan dapat dilakukan melalui beberapa situs resmi. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Lewat Situs ETLE Korlantas Polri
- Buka laman etle-korlantas.info/check-data-vehicle.
- Masukkan nomor polisi kendaraan.
- Isi nomor mesin dan nomor rangka sesuai STNK.
- Tekan tombol Cek Data.
- Sistem akan menampilkan status pelanggaran jika ada.
2. Lewat Situs ETLE Polda Metro Jaya (Khusus Kendaraan Wilayah Jakarta)
- Akses etle-pmj.id.
- Pilih menu Cek Data.
- Masukkan nomor pelat, nomor rangka, dan nomor mesin.
- Klik Cek Data dan tunggu hasil pengecekan.
3. Melalui Aplikasi Polri Super App
- Unduh “Polri Super App” di Play Store atau App Store.
- Buat akun atau login.
- Masuk ke menu e-Tilang.
- Input data kendaraan.
- Aplikasi akan menampilkan informasi pelanggaran bila terdeteksi ETLE.
4. Lewat Situs eTilang Info
- Kunjungi etilang.info.
- Jika memegang blanko tilang, gunakan nomor register untuk mencari data.
- Atau cari berdasarkan jenis dan nomor kendaraan.
- Tekan Cari untuk melihat statusnya.
Hasil Cek E-Tilang
Setelah proses pengecekan, sistem biasanya memunculkan dua kemungkinan:
1. Tidak Ada Data Pelanggaran
Jika layar menunjukkan keterangan bahwa tidak ada catatan pelanggaran, berarti kendaraan Anda tidak sedang diproses dalam sistem ETLE.
2. Ada Pelanggaran Tercatat
Jika sistem mendeteksi pelanggaran, informasi yang biasanya muncul meliputi:
- waktu dan lokasi kejadian,
- jenis pelanggaran,
- status verifikasi,
- foto atau video bukti (pada beberapa layanan).
Pemilik kendaraan juga akan menerima surat konfirmasi resmi ke alamat yang terdaftar.
Cara Bayar Denda E-Tilang
Pembayaran denda dapat dilakukan secara daring maupun lewat bank. Berikut langkah pembayaran denda e-Tilang yang aman dan sesuai prosedur.
1. Pembayaran via Situs Kejaksaan
- Buka tilang.kejaksaan.go.id.
- Masukkan nomor berkas atau blanko tilang.
- Tekan Cari untuk melihat nominal denda.
- Pilih Bayar lalu tentukan metode pembayaran, termasuk melalui minimarket.
- Setelah transaksi selesai, lakukan Konfirmasi Pembayaran dan simpan bukti.
2. Pembayaran Melalui M-Banking atau ATM
- Masuk ke layanan perbankan Anda.
- Pilih menu Transfer.
- Masukkan kode bank tujuan (misalnya 002 untuk BRI).
- Input 15 digit nomor pembayaran tilang.
- Masukkan jumlah denda sesuai nominal yang muncul pada sistem.
- Selesaikan transaksi dan simpan bukti.
3. Pembayaran Lewat Bank (Offline)
- Datangi bank yang menyediakan layanan pembayaran denda.
- Isi slip setoran dengan 15 digit nomor pembayaran.
- Tuliskan jumlah denda sesuai ketentuan.
- Serahkan slip kepada teller.
- Teller melakukan verifikasi dan memproses pembayaran.
- Simpan slip resmi sebagai bukti transaksi.
Tips Menghindari Modus Penipuan E-Tilang
Kasus pemalsuan situs dan SMS penipuan bermoduskan e-Tilang marak terjadi belakangan ini. Agar tidak menjadi korban, perhatikan hal berikut:
1. Pastikan Domain Resmi
Situs palsu sering memakai nama yang mirip lembaga hukum. Hindari tautan dari SMS yang tidak jelas. Periksa kembali apakah domain tersebut resmi atau tidak.
2. Jangan Asal Input Data Pribadi
Hindari memasukkan nomor rekening, PIN, OTP, atau data sensitif lainnya. Proses pengecekan e-Tilang tidak meminta informasi perbankan apa pun.
3. Pembayaran Hanya melalui Rekening Resmi
Pembayaran denda tidak pernah dikirim ke rekening pribadi. Selalu gunakan nomor pembayaran resmi yang diterbitkan sistem ETLE atau Kejaksaan.









Tinggalkan Komentar
Buka Komentar