Cara Cek Lokasi SPPG Terdekat untuk Pengambilan MBG Saat Libur Sekolah

Cara Cek Lokasi SPPG Terdekat untuk Pengambilan MBG Saat Libur Sekolah
Ilustrasi MBG.

Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah tetap berlangsung meski libur semester tiba. Program yang digagas pemerintah ini tidak berhenti selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Orang tua dan siswa perlu mengetahui mekanisme pengambilan paket gizi selama periode libur yang umumnya berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Berbeda dengan hari sekolah biasa, penyaluran MBG saat libur memerlukan koordinasi khusus antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa.

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan beberapa alternatif agar anak-anak tetap mendapat asupan gizi meski tidak datang ke sekolah setiap hari.

Skema Penyaluran MBG Saat Libur Sekolah

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan jika program untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berjalan normal. Namun untuk anak sekolah, pola distribusinya disesuaikan.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita seperti biasa. Untuk Anak sekolah, masing-masing SPPG perlu melakukan inventarisasi berapa banyak dan berapa sering anak-anak bersedia ke sekolah,” ujar Dadan.

Pada awal masa libur, siswa akan memperoleh paket makanan siap santap yang dapat bertahan hingga empat hari. Paket ini berisi menu berkualitas seperti telur, buah segar, susu, abon, atau dendeng.

“Awal libur diberikan makanan siap santap untuk maksimal 4 hari dengan menu berkualitas seperti telur, buah, susu, abon, atau dendeng,” jelas Dadan.

Setelah empat hari pertama, mekanisme penyaluran bergantung pada kesediaan siswa. BGN menyediakan tiga pilihan, yaitu pengambilan langsung di sekolah, pengantaran ke rumah, atau pengambilan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Untuk sisa hari, jika siswa bersedia datang ke sekolah dibagikan ke sekolah, jika tidak, perlu mulai didata mekanisme delivery ke rumah-rumah atau diambil di SPPG,” tambah Dadan.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan bahwa pelaksanaan program bergantung pada kesepakatan dengan pihak sekolah.

Menu yang disiapkan berupa bahan makanan kering atau tidak mudah basi, seperti buah, roti produksi UMKM, susu, dan telur asin yang lebih tahan lama.

“Untuk anak-anak sekolah tergantung kesepakatan dengan pihak sekolah, kalau muridnya mau ambil di sekolah ya kita kasih, kalau tidak mau ya tidak kita kasih. Jadi tidak dipaksa ya yang di sekolah,” kata Nanik.

Berdasarkan Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025, frekuensi pendistribusian dilakukan maksimal dua kali seminggu.

Paket terdiri dari kombinasi makanan siap santap yang dimakan di sekolah dan makanan kemasan yang dibawa pulang. Orang tua juga diperbolehkan mengambil paket MBG atas nama anaknya.

Cara Cek Lokasi SPPG Terdekat

Jika sudah ada kesepakatan atau keputusan bahwa pengambilan MBG dapat dilakukan di SPPG, orang tua dan siswa perlu mengetahui lokasi unit terdekat.

BGN menyediakan dua metode praktis untuk menemukan informasi ini. Hingga saat ini, tercatat 9.407 unit SPPG tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

1. Melalui Situs Resmi BGN

  1. Buka browser dan kunjungi alamat https://www.bgn.go.id/operasional-sppg.
  2. Sistem akan menampilkan daftar seluruh SPPG yang beroperasi di Indonesia.
  3. Gunakan kolom pencarian untuk memasukkan nama SPPG atau nama provinsi.
  4. Tekan tombol “Cari”.
  5. Layar akan menampilkan detail informasi meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, dan nama lengkap SPPG.

Melalui Aplikasi Google Maps

  1. Buka aplikasi Google Maps di ponsel.
  2. Ketik kata kunci “SPPG” pada kolom pencarian.
  3. Pilih opsi “Cari Lokasi”.
  4. Aplikasi akan menampilkan daftar SPPG terdekat dari lokasi Anda beserta petunjuk arah.
Penulis yang gemar merangkai fakta menjadi cerita ringan dan tajam, membahas peristiwa, teknologi, hingga informasi bansos secara aktual.