Adakah Passing Grade PPPK BGN 2025? Begini Aturan Terbarunya

Adakah Passing Grade PPPK BGN 2025? Begini Aturan Terbarunya
BGN.

Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 telah melalui tahap seleksi administrasi.

Ribuan pencari kerja membidik kesempatan ini karena jumlah formasi yang besar serta peran strategis BGN dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, tak sedikit peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi bertanya-tanya apakah seleksi PPPK BGN 2025 masih menggunakan passing grade seperti seleksi ASN pada tahun-tahun sebelumnya?

Kebingungan ini wajar, mengingat pada rekrutmen ASN sebelumnya, nilai ambang batas menjadi patokan penting bagi peserta seleksi. Namun, tahun ini ada perubahan signifikan yang perlu dipahami para pelamar agar tidak salah strategi.

Adakah Passing Grade PPPK BGN 2025?

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 347 Tahun 2024, mekanisme kelulusan kini menggunakan sistem peringkat.

Artinya, tidak ada lagi batasan skor minimal yang harus dicapai peserta. Yang menentukan adalah posisi pelamar dalam daftar ranking. Hanya mereka yang masuk peringkat terbaik sesuai jumlah formasi tersedia yang akan dinyatakan lolos.

Yang perlu digarisbawahi, aturan dalam Keputusan MenpanRB Nomor 347 Tahun 2024 memang ditetapkan untuk seleksi tahun anggaran 2025.

Sistem Penilaian PPPK

Meski passing grade telah ditiadakan, bukan berarti seleksi menjadi lebih mudah. Justru kompetisi semakin ketat karena semua peserta berlomba masuk ranking teratas.

Seleksi PPPK BGN 2025 menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Kelulusan ditentukan murni berdasarkan peringkat hasil ujian komputer ini. Semakin tinggi nilai total yang diraih, semakin besar peluang masuk dalam kuota formasi.

Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti serangkaian tes kompetensi. Setiap jawaban benar dalam ujian akan menghasilkan poin yang kemudian diakumulasikan menjadi nilai akhir. Nilai inilah yang menentukan posisi seseorang dalam daftar peringkat.

Bagi yang tidak lolos seleksi administrasi, masih ada kesempatan mengajukan sanggahan maksimal dua hari setelah pengumuman. Sanggahan dapat diterima jika kesalahan bukan berasal dari pelamar, namun panitia berhak menerima atau menolak setelah verifikasi ulang dokumen.

Tahapan Seleksi PPPK BGN 2025

Proses seleksi PPPK BGN 2025 terdiri dari beberapa tahap yang harus dilalui peserta:

  • Seleksi Administrasi: Tahap awal menyaring kelengkapan dan kesesuaian dokumen pelamar dengan persyaratan formasi. Hanya yang memenuhi syarat boleh melanjutkan ke tahap berikutnya.
  • Seleksi Kompetensi melalui CAT: Peserta mengerjakan soal-soal berbasis komputer yang menguji berbagai aspek kompetensi. Ujian ini menjadi penentu utama ranking akhir.
  • Wawancara: Selain tes tertulis, ada tahap wawancara untuk menggali lebih dalam kualitas dan kesiapan calon pegawai.
  • Pengolahan Nilai Akhir: Semua hasil tes dikompilasi menjadi nilai akhir yang menentukan peringkat. Peserta dengan ranking tertinggi sesuai jumlah formasi akan dinyatakan lulus.

Total formasi yang disediakan mencapai 32.000 posisi, terdiri dari 31.250 formasi khusus untuk pelaksana dengan kualifikasi S-1 atau D-IV semua jurusan, serta 750 formasi umum untuk posisi tertentu seperti Penata Layanan Operasional dengan kualifikasi Ilmu Gizi, Akuntansi, dan lainnya.

Sistem peringkat ini menuntut peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Bukan hanya sekadar lulus, tapi harus mampu mengalahkan ribuan pesaing lain. Karena itu, latihan soal dan pemahaman materi menjadi kunci sukses meraih posisi PPPK BGN 2025.

Penulis yang gemar merangkai fakta menjadi cerita ringan dan tajam, membahas peristiwa, teknologi, hingga informasi bansos secara aktual.