Internet Rakyat Coverage: Daftar Wilayah yang Terjangkau Jaringan IRA

Internet Rakyat Coverage: Daftar Wilayah yang Terjangkau Jaringan IRA
Ilustrasi Internet Rakyat.

Program Internet Rakyat berhasil menyita perhatian publik sejak perilisannya 12 November 2025 lalu. Saat ini IRA sudah membuka layanan pra-pendaftarannya.

Tarif berlangganannya yang hanya Rp100.000 per bulan dengan kecepatan hingga 100 Mbps menjadikan layanan ini sebagai pilihan menarik bagi banyak keluarga.

Skema ini didukung jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) di frekuensi 1,4 GHz berbasis teknologi Open RAN yang memungkinkan penyedia memperluas jaringan tanpa perlu menanam kabel fiber optik.

Lantas, wilayah mana saja yang sebenarnya sudah terjangkau Internet Rakyat? Untuk menjawabnya, pihak penyedia telah menyiapkan peta layanan yang dapat dicek langsung oleh calon pelanggan.

Internet Rakyat Coverage

Cakupan layanan Internet Rakyat saat ini masih berkembang dan diperluas secara bertahap. Berdasarkan data resmi yang dirilis PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) dan Telemedia, jaringannya sudah aktif di beberapa wilayah berikut:

  • DKI Jakarta
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Papua
  • Papua Barat
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Ambon

Selain daftar tersebut, peta cakupan di situs Internet Rakyat menunjukkan area berwarna merah yang menandakan lokasi yang sudah resmi terhubung.

Penambahan titik pemancar disebut akan terus dilakukan, termasuk rencana pembangunan ribuan BTS 5G berbasis Open RAN yang ditargetkan selesai secara bertahap.

Wilayah yang sudah masuk daftar layanan dapat melakukan pra-registrasi dan berpeluang mendapatkan pemasangan tanpa biaya, modem pinjam pakai, serta bandwidth hingga 100 Mbps tanpa batasan kuota.

Cara Cek Rumah Masuk Jangkauan Internet Rakyat

Calon pengguna dapat memeriksa sendiri apakah rumah mereka termasuk dalam wilayah layanan. Proses pengecekan bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses situs internetrakyat.id.
  2. Gulir ke bagian bawah hingga muncul peta Indonesia.
  3. Perhatikan area berwarna merah, warna ini menandakan zona yang sudah terhubung Internet Rakyat.
  4. Jika ingin mengetahui status alamat secara detail, buka menu pra-registrasi.
  5. Isi data diri: nama, email aktif, dan nomor WhatsApp.
  6. Tekan Kirim OTP, lalu masukkan kode verifikasi.
  7. Masukkan data domisili lengkap: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, kode pos, dan alamat rumah.
  8. Tentukan titik lokasi menggunakan peta interaktif.
  9. Setujui syarat layanan, kemudian kirim formulir.

Setelah formulir diproses, sistem akan mengonfirmasi apakah alamat tersebut memenuhi kriteria jaringan aktif. Jika tersedia, pelanggan akan dijadwalkan untuk pemasangan perangkat.

Kapan Internet Rakyat Tersedia?

Meski pendaftaran telah dibuka sejak 12 November 2025, belum seluruh peminat menerima jadwal pemasangan. Distribusi modem dan aktivasi jaringan masih dilakukan bertahap oleh Telemedia bersama mitra teknis di berbagai daerah.

Sejauh ini, laporan mengenai pemasangan massal belum muncul karena penyedia masih menyelesaikan pembangunan perangkat jaringan dan pendataan calon pelanggan. Pengguna baru dapat menikmati layanan setelah modem diterima, teknisi melakukan instalasi, dan perangkat diaktifkan.

Waktu penggunaan di tiap lokasi bisa berbeda tergantung kesiapan jaringan lokal, ketersediaan modem, serta progres distribusi dari mitra resmi.

Masyarakat di wilayah yang telah masuk cakupan disarankan memantau email serta WhatsApp karena notifikasi pemasangan akan dikirim melalui dua kanal tersebut.

Program ini direncanakan menjangkau lebih banyak daerah seiring bertambahnya titik pemancar. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menilai teknologi FWA 5G memungkinkan perluasan jaringan lebih cepat, tanpa menunggu pembangunan kabel optik yang selama ini menjadi tantangan utama.

Penulis yang gemar merangkai fakta menjadi cerita ringan dan tajam, membahas peristiwa, teknologi, hingga informasi bansos secara aktual.